Tugas Logika Hukum


Soal

Ilustrasi kasus :

Karena Roni cemburu kepada Sony karena Sony dianggap Roni telah berselingkuh dengan istrinya lalu Roni membunuh Sony. Pada waktu roni akan membunuh Sony dia menceritakan rencananya ini kepada Akbar.

Pertanyaan :

Siapa saja yang menjadi tersangka? Lalu pasal apa saja yang dapat dikenakan kepada tersangka tersebut? Jelaskan!

Jawaban:
Menurut pendapat kami dari ilustrasi kasus di atas, semua dapat menjadi tersangka sebab ada 2 kemungkinan kasus, yaitu : pembunuhan dan perselingkuhan.

Para Tersangka :

  • Roni :

Roni jelas menjadi tersangka karena menghilangkan nyawa orang lain secara paksa. Ketentuan Kasus diatas dalam KUHP tentang Pembunuhan adalah sebagai berikut;

Roni pelaku pembunuhan dikenakan pasal 340 jo pasal 338 KUHP, yaitu Pembunuhan Berencana. Dengan unsur-unsur sebagai berikut:

1.Sengaja merampas nyawa orang lain;

2.Pembunuhan dilakukan dengan rencana (moord) terlebih dahulu;

Pembunuhan dengan rencana (moord) yang dimaksud adalah dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dengan terlebih dahulu direncanakan. Unsur-unsur tersebut adalah menghilangkan nyawa orang lain dengan rencana, sehingga mengakibatkan matinya korban.

URAIAN UNSUR-UNSUR YANG DIKENAKAN

Unsur-unsur yang ada dalam tindak pidana pembunuhan berencana, antara lain adalah Unsur-unsur yang terdapat dalam Pasal 340 jo pasal 338 KUHP (Pembunuhan Berencana);

a.Unsur Obyektif

Roni, Istri Roni, Akbar, Sony

b.Unsur Subyektif

Dengan maksud : Terdapat unsur kesengajaan dalam tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku. Pelaku memang sengaja, bertujuan untuk melakukan pembunuhan dengan cara menceritakan rencana pembunuhan kepada akbar sebelumnya. Untuk membunuh atau menghilangkan nyawa dengan sengaja akibat perselingkuhan istrinya dengan sony.

Merampas nyawa dengan sengaja atau lebih tepatnya pelaku menghilangkan nyawa orang lain (Sony) sehingga menyebabkan kematian dengan sebenar-benarnya.

Secara melawan hukum:Esensi melawan hukum adalah bertentangan dengan hukum, baik hukum dalam arti obyektif maupun subyektif, baik hukum tertulis maupun tidak tertulis. Dalam hal ini, tindak Pidana Pembunuhan Berencana tersebut bertentangan dengan Pasal 340 jo pasal 338 KUHP.

Kesimpulan : Bahwa pelaku pembunuhan tersebut (Roni ) dapat dijerat dengan Pasal 340 jo pasal 338 KUHP dengan pembunuhan berencana. Yang mana dapat diancam pidana mati atau pidana seumur hidup atau selama waktu tertentu atau pidana penjara lima belas (15) tahun penjara atau pidana penjara paling lama dua puluh (20) tahun penjara.

 

  • Akbar

Akbar juga dapat menjadi tersangka apabila ia tidak menolong Sony. Sebab, akbar tahu Sony akan dibunuh Roni.

Pasal yang dikenakan tersangka Akbar : Ketentuan dalam KUHP tentang pembantu (pasal 56 KUHP, pasal 335 ayat 1 jo pasal 304  KUHP)

Tersangka Akbar dapat dikenakan pidana karena sebagai pembantu (medeplichtige) suatu kejahatan, yang sebagaimana sesuai dengan ketentuan pasal 56 KUHP tentang pembantu tindak kejahatan. Yaitu kejahatan menghilangkan nyawa orang lain. Dikenakan pasal 335 ayat 1 KUHP karena Akbar membiarkan sesuatu tindakan melawan hukum terjadi terhadap Roni si pelaku pembunuhan kepada Sony.

Kesimpulan : Bahwa pelaku tersebut dapat dikatakan telah melakukan perbuatan melawan hukum, dengan melakukan tindak kejahatan (memberi kesempatan) sebagaimana ketentuan-ketentuan yang tercantum pasal 56 KUHP tentang tindak kejahatan. Dan juga dikenakan pasal 335 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 1 tahun atau denda paling banyak tiga ratusrupiah.

  • Istri Roni

Istri Roni juga dapat menjadi tersangka apabila ia terbukti  dalam perselingkuhannya dengan Sony mengarah ke perbuatan zina, maka suami (Roni) dari pasangan yang melakukan zina dapat melaporkan istrinya ke polisi atas dasar pasal 284 KUHP.

Sanksi yang diterima oleh pelaku perselingkuhan (istri Roni) merujuk pada pasal 284 ayat 1 angka 1 huruf a KUHP, pelakunya diancam pidana penjara paling lama 9 bulan.

Kesimpulan : ini merupakan delik aduan yang absolute, artinya tidak dapat dituntut apabila tidak ada pengaduan dari pihak suami (Roni) yang dirugikan.